Saturday, February 23, 2019

BAB VII PENGEMBANGAN PROGRAM TERSTRUKTUR


 BAB VII PENGEMBANGAN PROGRAM TERSTRUKTUR

A.  PENGEMBANGAN PROGRAM TERSTRUKTUR

Pemrograman Terstruktur merupakan suatu tindakan untuk membuat program yang berisi instruksi-instruksi dalam bahasa komputer yang disusun secara logis dan sistematis supaya mudah dimengerti, mudah dites, dan mudah dimodifikasi.

Pemrograman terstruktur adalah bahasa pemrograman yang mendukung pembuatan program sebagai kumpulan prosedur. Prosedur-prosedur ini dapat saling memanggil dan dipanggil dari manapun dalam program dan dapat mengunakan parameter yang berbeda-beda untuk setiap pemanggilan. Bahasa pemrograman terstruktur adalah pemrograman yang mendukung abstraksi data, pengkodean terstruktur dan kontrol program terstruktur. Sedangkan Prosedur adalah bagian dari program untuk melakukan operasi-operasi yang sudah ditentukan dengan menggunakan parameter tertentu.

B.  LANGKAH-LANGKAH

1.    Definisi masalah.
Merupakan  bentuk  formulasi  pemecahan  masalah  dengan  membahas  proses  pemecahan permasalahan melalui masukan, proses, dan keluaran yang diharapkan.
a.      Masukan     : dapat berupa data atau informasi yang akan menjadi bahan
yang akan diolah dalam pemrosesan.
b.     Proses         : Bentuk  operasional  yang  terjadi  dalam  pengolahan  data
dan  dapat  berupa operasional artimatik atau satu proses
yang memiliki struktur logika.
c.      Keluaran     : merupakan output yang harapkan dalam membuat program.
Biasanya dalam bentuk informasi atau laporan yang
diinginkan.

2.    Outline pemecahan masalah
Merupakan  draft  rancangan  pemecahan  permasalahan  yang  memilikir  urutan-urutan penyelesaian  tertentu  dan  apa  saja  yang  harus  dilakukan.  Tahap  ini  memiliki  urutan langkah  pengembangan  diantaranya  adalah  mengenal  langkah-langkah  proses  dari  objek permasalahan dengan demikian kita dapat mengenal rincian proses lebih detail yang dapat memberikan  kesimpulan  usulan  pemencahan  masalah  yang  terangkum  kedalam  struktur
kontrol  atau  struktru  logika  pemecahan  permasalahan,  kemudian  dengan  mudah  kita mendeklarasikan  variabel  dan  record  yang  dibutuhkan,  terakhir  kita  mulai  dengan membangun logika penyelesaian permasalahan.   Outline  pemecahan  masalah  dapat  juga  dijabarkan  kedalam  diagram  hirarki  yang
menggambarkan  struktur  pemecahan  masalah  dari  langkah  proses  sampai  logika  yang digunakan.

3.    Pengembangan outline ke dalam algoritma

Outline  pemecahan  permasalahan  dilanjutkan  ketahap  pengembangan  algoritma  yang merupakan sekelompok penyelesaian permasalahan yang lebih sederhana secara terstruktur mulai dari masukan, proses, dan keluaran yang diharapkan
.
4.    Melakukan test algoritma

Algoritma  yang  telah  dikembangkan  di  uji  kebenaran  struktur  logikanya,  apakah  sudah memenuhi  harapan  output  yang  diinginkan.  Pengujian  dapat  dilakukan  dengan menggunakan tabel kebenaran.

5.    Coding / menulis program dan algoritma

Algoritma  penyelesaian  yang  telah  dikembangkan  dan  teruji  kebenaranya,  dipindahkan kedalam  kode  program  yang  lebih  spesifik  sesuai  dengan  aturan  bahasa  pemprograman tertentu.  Didalam  tahap  inilah  ditentukan  kemudahan  bagi  pemrogram  menterjemahkah logika  yang  dikembangkan  kedalam  berbagai  bahasa  pemrograman  yang  sedang berkembang.

6.    Execute program

Tahap  kompilasi  program  dengan  mendeteksi  kesalahan-kesalahan  yang  terjadi  didalam pemrograman, bentuk  kesalahan  yang sering terjadi biasanya kesalahan  dalam penulisan yang biasa  disebut  syntax error  atau kesalahan  dalam logika program.  Setelah tahap ini bisa berjalan dengan baik, maka program dapat dijalankan.

7.    Dokumentasi dan pemeliharaan program

Pada tahap ini program yang telah dieksekusi dijalankan secara permanen dan perlu ada dokumentasi  dan  pemeliharaan,  bentuk  dokumentasi  yang  pertama  adalah  merubah program aplikasi kedalam executable file, agar dapat dijalankan kedalam berbagai sistem operasi,  selain itu dilakukan juga kegiatan pemeliharaan dan  backup  data secara berkala dan berkesinambungan.

Share:

0 comments:

Post a Comment