Saturday, February 23, 2019

BAB VI TEKNIK PENGOLAHAN DATA DAN KOMUNIKASI DATA


BAB VI TEKNIK PENGOLAHAN DATA DAN KOMUNIKASI DATA

A.  TEKNIK PENGOLAHAN DATA

Pengolahan data merupakan bagian yang amat penting dalam metode ilmiah, karena pengolahan data, data tersebut dapat diberi arti dan makna yang berguna dalam memecahkan masalah penelitian.

1.    Batch Processing Sistem

Pada computer generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan. Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.

Batch Processing adalah sebuah teknik Sistem Operasi mengumpulkan satu program dan data besama didalam sebuah batch sebelum pemrosesan dimulai. Sistem operasi melakukan berberapa aktivitas berikut yang berhubungan dengan proses batch:
·        Sistem operasi mendefinisikan sebuah pekerjaan yang telah didefinisikan terlebih dahulu rangkaian perintah. program. dan data sebagai sebuah unit.
·        Sistem operasi menjaga beberapa pekerjaan didalam memory dan mengeksekusinya tanpa adanya informasi manual
·        Pekerjaan diproses di order of submission .
·        Ketika job selesai dieksekusi, memori yang digunakan dilepas dan output untuk pekerjaan tersebut terkopi kedalam sebuah output kumparan untuk mencetak selanjutnya atau proses selanjutnya.

Keunggulan:
·        Batch Processing mengambil pekerjaan yang banyak dari operator Komputer
·        Meningkatkan performa sebagai sebuah pekerjaan yang dimulai lebih cepat dari pekerjaan sebelumnya yang diselesaikan tanpa intervensi manual.

Kekurangan:
·        Kesulitan untuk debug program
·        Sebuah pekerjaan dapat memasuki perulangan tak terbatas .
·        Berhak untuk meniadakan skema proteksi, satu batch pekerjaan dapat mengakibatkan pekerjaan tertunda.

2.    Multi Programming

Multi programming adalah bentuk dasar dari pengolahan paralel yang memungkinkan untuk menajalankan beberapa program pada waktu yang bersamaan. Komputer yang multiprogramming dapat diartikan sebagai sebuah sistem komputer yang telah dialokasikan dengann sumber daya untuk lebih dari satu aplikasi bersamaan, pekerjaan atau pengguna. Kemampuan multiprogramming dikembangkan sebagai fitur dari sebuah sistem operasi di akhir 1950-an dan mulai digunakan di komputer mainframe di pertengahan 1960-an akhir. Hal ini mengikuti pengembangan sistem perangkat keras yang memiliki logika sirkuit dan set instruksi yang diperlukan untuk memfasilitasi transfer kontrol antara sistem operasi dan satu atau lebih aplikasi independen lainnya.

Dalam multiprogramming, ketika suatu program dieksekusi, program lainnya sedang dalam keadaan menunggu. Setelah program yang dalam status menunggu selesai maka CPU akan kembali untuk mengeksekusinya. Selama suatu program butuh dieksekusi, CPU tidak pernah dalam keadaan idle/istirahat. Perpindahan proses antarprogram tersebut dinamakan switching.

Contoh nyata dari multiprogramming sendiri adalah :
menjalankan program Microsoft Word bersamaan dengan Windows Media Player.

3.    Time Sharing System

Time Sharing System adalah suatu teknik penggunaan online system oleh beberapa pemakai secara bergantian menurut waktu yang diperlukan pemakai.
Alasannya   :Karena waktu perkembangan proses CPU semakin cepat,
sedangkan alat Input/Output tidak dapat mengimbangi
kecepatan dari CPU, maka kecepatan dari CPU dapat digunakan
secara efisien dengan melayani beberapa alat I/O secara
bergantian.
Fungsi TS Supervisor     :Memberikan waktu pada program yang sedang
diproses oleh CPU.
Fungsi Transfer
Monitor                          :Mengawasi jalannya (transfer) informasi ke terminal
Disk

4.    Computer Network

Computer Network adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan komputer untuk bertukar data. Koneksi fisik antara perangkat komputasi jaringan didirikan dengan menggunakan media baik kabel atau media nirkabel. Yang paling terkenal jaringan komputer adalah Internet.

Perangkat jaringan yang berasal, rute dan mengakhiri data disebut node jaringan. Nodes dapat mencakup host seperti server dan komputer pribadi, serta perangkat keras jaringan. Dua perangkat dikatakan jaringan ketika proses dalam satu perangkat dapat bertukar informasi dengan proses pada perangkat lain.

Dukungan aplikasi jaringan komputer seperti akses ke World Wide Web, berbagi penggunaan aplikasi server dan penyimpanan, printer, dan mesin faks, dan penggunaan email dan aplikasi instant messaging. Sisa dari artikel ini membahas teknologi jaringan area lokal dan mengklasifikasikan mereka sesuai dengan karakteristik sebagai berikut: media fisik yang digunakan untuk mengirimkan sinyal, protokol komunikasi yang digunakan untuk mengatur lalu lintas jaringan, bersama dengan ukuran jaringan, topologi dan niat organisasinya.

B.  KOMUNIKASI DATA

Komunikasi data adalah sebuah proses pengiriman dan penerimaan data atau informasi dari dua atau lebih device (contoh device seperti : komputer atau laptop atau printer dan alat komunikasi lainnya).

Komunikasi berasal dari bahasa inggris “Communication“, secara emitologi berasal dari bahasa latin yaitu “Communis”  yang memiliki arti yaitu “berbagi” atau “menjadi milik bersama” komunikasi berarti suatu proses pembangunan saling pengertian dan menciptakan dan menggunakan informasi agar terhubung satu sama lain. Data berasal dari kata “datum” yang berarti materi atau kumpulan fakta yang di pakai untuk keperluan suatu analisa.


Komunikasi adalah pertukaran data antara dua perangkat melalui media transmisi tertentu, contohnya kabel. Untuk data yang menggunakan komputer pengiriman data menggunakan sistem transmisi elektronik biasanya disebut dengan istilah komunikasi data. Data adalah informasi yang disajikan oleh isyarat angkat biner yaitu 0 dan 1.

1.    Peralatan Komunikasi Data

a.     Konsentrator

Perangkat ini merupakan tulang punggung utama suatu jaringan komputer yang banyak digunakan saat ini, khususnya bila topologi yang digunakan adalah star. Sesuai namanya, konsentrator digunakan untuk memusatkan akses seluruh node baik berupaclient (PC, laptop, PDA UMPC, dsb), gateway-routermaupun server yang terhubung ke jaringan 

b.    Hub

Secara sederhana, Hub merupakan konsentrator yang bersifat statis dan membagi akses jaringan secara merata kepada seluruh node yang terhubung, tanpa mempedulikan apakah node tersebut aktif atau tidak

c.      Switch

Secara fisik, nyaris tidak ada perbedaan bentuk yang signifikan antara Hub dengan Switch. Namun Switch memiliki keunggulan yang menyebabkan para administrator jaringan memilih untuk meninggalkan Hub, meskipun harga Switch saat ini masih sedikit lebih mahal. Switch mampu membagi akses jaringan hanya kepada node yang aktif, sehingga bila node yang aktif sedikit, akses jaringan lebih cepat


d.    WAP (Wireless Access Point)

WAP merupakan perangkat yang mengijinkan perangkat nirkabel (wireless) untuk terhubung ke jaringan komputer menggunakan standar WiFi maupun standar lain yang sesuai. WAP biasanya menyebarkan akses dari koneksi jaringan kabel. Perangkat yang ingin terhubung pada jaringan yang disebarkan oleh WAP harus memiliki WiFi-adaptor. Cakupan wilayah penyebaran akses WAP biasa dikenal dengan istilah hot - spot

e.      Transmitter / Receiver

Seperti telah dijelaskan di atas, transmitter dan receiver bekerja secara simultan pada satu perangkat. Saat ini terdapat berbagai macam perangkat transmitter dan receiver, seperti LAN-card, modem maupun WLAN-adaptor

f.      LAN Card

Pada jaringan berskala local (LAN) data komputer ditransmisikan melalui media transmisi dan diterima kembali di komputer penerima melewati sebuah LAN-card atau disebut juga Network Interface Card (NIC) atau Ethernet-card. Pada komputer, LAN-card biasa dipasang pada salah satu slot ekspansi pada motherboard komputer. Pada NIC terdapat konektor yang berfungsi untuk memasang kabel komunikasi yang terhubung dalam jaringan 

g.     Modem

Modem berfungsi untuk mengirim dan menerima sinyal – sinyal data pada komputer yang terhubung pada jaringan luas secara langsung.

2.    Komponen Komunikasi Data

Sumber (Source)

Komponen yang membangkitkan data atau informasi yang akan di transmisikan, dapat berupa alat input pada komputer. Alat ini dapat mengubah informasi audio (suara), Video, atau teks menjadi satuan data untuk di proses pada sistem komputer.  Salah satu contoh nya adalah komputer, telepon.

Pengirim (Transmitter)

Sebuah alat yang berfungsi sebagai memproses data yang berasal dari sumber (Source) untuk di salurkan ke sistem transmisi. Bentuk fisiknya dapat berupa komputer personal yang dapat mengolah segala bentuk informasi atau secara khusus dapat berupa pesawat telepon untuk komunikasi dengan informasi berupa audio (suara).


Sistem transmisi

Ialah sebuah jalur yang menghubungkan sistem sumber dengan sistem tujuan media yang digunakan menggunakan wireless.

Penerima (Receiver)

Alat untuk menerima sinyal dari sistem transmisi dan memprosesnya untuk dijadikan informasi.

Tujuan (Destination)

Salah satu komponen yang menerima informasi yang telah dikirimkan oleh Receiver (penerima) dan diubah menjadi informasi yang sama saat di kirimkan.

C.  JARINGAN KOMPUTER

Jaringan komputer (jaringan) adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling berkomunikasi dengan bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

1.    Topologi Jaringan

Topologi Jaringan komputer adalah metode atau cara yang digunakan agar dapat menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya. Struktur atau jaringan yang digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya bisa dengan menggunakan kabel ataupun nirkabel (tanpa kabel).

2.    Macam-Macam Topologi Jaringan Komputer Beserta Bentuk Jaringan Dan Kelebihan Kekurangan

1)   Topologi Ring

Topologi ring atau sering disebut dengan topologi cincin merupakan suatu topologi jaringan yang dipakai untuk menghubungkan sebuah komputer dengan komputer lainnya dalam sebuah rangkaian yang berbentuk melingkar seperti cincin. Jenis topologi jaringan ini umumnya hanya menggunakan LAN card agar masing-masing komputer terkoneksi.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiokgc53eyurSKvP-iduqYf1upPV4Hqtz7bdDXUnZYXBS3KXBRVs8O-eq8itGOLpOPBbV1tig-mvbXB1o8OtKrXxsiRnbM_sjRTZzpoA3IBQWZKWSu8yAsHo4PItPHLg8j3LuDsCw60J7Eq/s320/Pengertian-Topologi-Ring.jpg


Kelebihan Topologi Ring:
·        Biaya untuk instalasinya murah
·        Performa koneksi cukup baik
·        Proses instalasi dan konfigurasi cukup mudah
·        Implementasinya mudah dilakukan
Kekurangan Topologi Ring :
·        Jika terjadi masalah, troubleshooting jaringan ini terhitung rumit
·        Pada jaringan ini tabrakan arus data sangat rentan terjadi
·        Koneksi pada jaringan akan terputus jika salah satu koneksi bermasalah

2)   Topologi Bus

Topologi bus adalah topologi jaringan yang lebih sederhana. Pada umumnya topologi jaringan ini dilakukan pada installasi jaringan berbasi kabel coaxial.
Topologi bus memakai kabel coaxial pada sepanjang node client dan konektor. Jenis konektor yang digunakan adalah BNC, Terminator, dan TBNC.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj-yZNbUCou2b5wP328QYSfPPtXCK9TyYmpatje9nAT966i_FDrJv5aCoWmjWoDj0s8b6kuMwBxiy9oNU6GJDeevBqvUbHGBlNI82u_2gbPMs5YTYdcD6ZegUkP_ZZjVoieMSm1G7HnEVyU/s320/Pengertian-Topologi-Bus-jaringan.jpg

Kelebihan Topologi Bus:
·        Kemudahan dalam penambahan client atau workstation baru
·        Mudah digunakan dan sangat sederhana
·        Biaya instalasi murah karena kabel yang digunakan sedikit
Kekurangan Topologi Bus:
·        Sering terjadi tabrakan arus data
·        Proses pengiriman dan penerimaan data kurang efisien
·        Topologi bus yang lama sulit untuk dikembangkan
·        Jika ada masalah pada kabel, misalnya terputus, maka komputer workstation akan terganggu.

3)   Topologi Star

Topologi star atau disebut juga dengna topologi bintang adalah topologi jaringan berbentuk bintang dimana pada umumnya memakai hub atau switch untuk koneksi antar client. Topologi jaringan komputer ini paling sering digunakan saat ini karena memiliki banyak kelebihan.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5MbA48vDPZ27-TGDUmSJe3qIJbGY9oS6xH3bh1Br9d_PLd7UU6ZyHkR0UNAC_fHrlyIK8H6Ya_5CG5IXF1erG8zBQvqRn7AjLaTos2Zxwps1xwqSS8jiEio2klNAG6VNBAhfHGGT9TkRC/s320/Pengertian-Topologi-Star.jpg


Kelebihan Topologi Star:
·        Jaringan topologi ini tetap berjalan baik walaupun salah satu komputer client bermasalah
·        Tingkat keamanan data pada topologi ini cukup baik
·        User lebih mudah mendeteksi masalah pada jaringan
·        Lebih fleksibel
Kekurangan Topologi Star:
·        Topologi ini terhitung mahal karena menggunakan cukup banyak kabel
·        Seluruh komputer dalam jaringan ini akan bermasalah jika hub atau switch mengalami masalah
·        Topologi star sangat tergantung pada terminal pusat.

4)   Topologi Mesh

Topologi mesh adalah sebuah topologi yang bisa digunakan untuk rute yang banyak. Jaringan pada topologi ini menggunakan kabel tunggal sehingga proses pengiriman data menjadi lebih cepat tanpa melalui hub atau switch.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiAikr8Bi-6Cv5TLpAUD6FFWNQtNqLa-75tCUj-nxgoMoBsARR008roBWX8qaOVo1pC68q53sNtrAJhUTqrBJSbEArP7VRV9X4opJ17Qam4M2CzuIKiBAvuOCxNrgSL2Hu7Xw8gH_FU66uF/s320/Pengertian-Topologi-Mesh.jpg

Kelebihan Topologi Mesh:
·        Bandwidth limit nya cukup besar
·        Security data pada topologi ini sangat baik
·        Tidak terjadi tabrakan arus data karena jalur pengiriman data sangat banyak
Kekurangan Topologi Mesh:
·        Kabel yang dibutuhkan jumlahnya banyak
·        Biaya installasi topologi mesh sangat mahal karena menggunakan banyak kabel
·        Installasinya sangat rumit

5)   Topologi Tree

Topologi tree atau topologi pohon adalah hasil penggabungan dari topologi bus dan topologi star. Topologi tree pada umumnya dipakai untuk interkoneksi antara hirarki dengan pusat yang berbeda-beda.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLN2ViU0arugWd5UD6jOR1XVa5qWopawR3p8fA942GwJ4tscXTcOxdczfMn6Qh2R3EuRO5Fds2AYb3udCsdT-pOfY93wM7BFJmDzRU9ciS8MV35WfYJ-83k8H6P3c8emTIGex279qjqhwP/s320/Pengertian-Topologi-Tree-jaringan.jpg

Kelebihan Topologi Tree:
·        Dapat dan mudah dikembangkan menjadi topologi jaringan yang lebih luas
·        Susunan topologi ini terpusat secara hirarki sehingga pengaturan data menjadi lebih mudah
Kekurangan Topologi Tree:
·        Topologi tree memiliki kinerja jaringan yang lambat
·        Penggunaan kabel yang sangat banyak sehingga biaya installasinya mahal
·        Kabel backbone merupakan sentral dari topologi ini
·        Bila komputer bagian atas bermasalah, maka komputer bagian bawah juga akan bermasalah

6)   Topologi Peer to Peer

Topologi peer to peer adalah topologi jaringan yang sangat sederhana karena hanya menghubungkan 2 komputer. Pada umumnya topologi peer to peer memakai satu kabel saja untuk menghubungkan kedua komputer agar bisa saling berbagai data.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjODWq1ml8X-y0PmWMLGJyu6sgtqrwcDQO-GoWGMxrxcVwUjCegr98sLFT6glQ6CEyrV7eXztfiKAuURYxo84txHUUHZcMn2j0kS6VCGqbNXWxKBSUU6zNy8RN6i_mno-swyZyMmmZayNXG/s320/Pengertian-Topologi-Peer-to-Peer.jpg

Kelebihan Topologi Peer to Peer:
·        Biaya installasi sangat murah
·        Proses installasi mudah
·        Setiap komputer dapat berperan sebagai server atau client
Kekurangan Topologi Peer to Peer:
·        Topologi ini sangat sulit dikembangkan
·        Security dalam topologi ini sering bermasalah
·        Proses troubleshooting termasuk rumit
·        Baca juga: Pengertian Topologi Peer to Peer

7)   Topologi Linier

Topologi linier atau sering disebut dengan topologi bus berurut. Topologi ini umumnya hanya memakai satu kabel utama sebagai konektor masing-masing titik sambungan pada setiap komputer.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEixrpgb_rOI0D_NaP-Aywqu2pJWSUQixe8uEwFnWoKOlIG135ZpNVsSrB24qmPanLzobbxbBtHYmUNxoWg6A_xUOYrrutMct2dM7bfI2P2SbRbgPe1an0HSOx5HqAzHPznK0qQUGmx8mDf7/s320/Pengertian-Topologi-Linier.jpg

Kelebihan Topologi Linier:
·        Mudah dikembangkan
·        Penggunaan kabel sedikit
·        Tata letak topologi linier sederhana dan mudah
·        Topologi ini tidak membutuhkan kendali sentral
Kekurangan Topologi Liner:
·        Kepadatan trafik data cukup tinggi
·        Security data tidak terjamin
·        Baca juga: Pengertian Topologi Linier

8)   Topologi Hybrid
Topologi Hybrid adalah gabungan dari beberapa topologi yang berbeda dan membentu jaringan baru. Dengan kata lain, jika ada dua atau lebih topologi yang berbeda terhubung dalam satu jaringan maka topologi jaringan tersebut akan membentuk topologi hybrid.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhoiQCreXH-_82rMKRcqycV13UQz02tE5LFOSVgXaL2JFqC9tpBFfdKSEuhs00tTmfl1QAPCAMJ7VnHTGzhlddwrbXQS7wlPnsG-t9rLOCq03oWvYV-lclGCl_11ra-vnbgyP1PWqNBz9b/s320/Pengertian-Topologi-Hybrid.jpg

Kelebihan Topologi Hybrid:
·        Topologi ini sifatnya fleksibel
·        Penambahan koneksi lain pada topologi ini menjadi sangat mudah
Kekurangan Topologi Hybrid:
·        Proses installasi dan pengaturannya cukup rumit
·        Manajemen pada topologi hybrid sangat sulit dilakukan
·        Biaya untuk membuat topologi ini cukup mahal


Share:

0 comments:

Post a Comment