Saturday, February 23, 2019

BAB V MANAJEMEN FILE DAN ORGANISASI DISK


BAB V MANAJEMEN FILE DAN ORGANISASI DISK

A. Pengertian manajemen file
File system atau manajemen file adalah metode dan struktur data yang digunakan sistem operasi untuk mengatur dan mengorganisir file pada disk atau partisi. File system juga dapat diartikan sebagai partisi atau disk yang digunakan untuk menyimpan file-file dalam cara tertentu. Cara memberi suatu filesystem ke dalam disk atau partisi dengan cara melakukan Format.
B. Tingkatan Data

1.    Character
Bit adalah suatu sistem angka biner yang terdiri atas dua macam nilai saja, yaitu 0 dan 1. Sistem angka biner merupakan dasar dasar yang dapat digunakan untuk komunikasi antara manusia dan mesin (komputer) yang merupakan sekumpulan komponen elektronik dan hanya dapat membedakan dua keadaan saja (on dan off). Jadi bit adalah unit terkecil dari pembentuk data.
Byte adalah bagian terkecil yang dapat dialamatkan dalam memori. Byte merupakan sekumpulan bityang secara konvensional terdiri atas kombinasi delapan bit. Satu byte digunakan untuk mengkodekan satu buah karakter dalam memori. Contoh: Kode Ascii untuk J ialah 10101010. Jadi byteadalah kumpulan bit yang membentuk satu karakter (huruf, angka, atau tanda). Dengan kombinasi 8 bit, dapat diperoleh 256 karakter (= 2 pangkat 8).
2.    Field
Field atau kolom adalah unit terkecil yang disebut data. Field merupakan sekumpulan byte yang mempunyai makna. Contoh: Joni yang merupakan field nama.  Jadi field ibarat kumpulan karakter yang membentuk suatu kata.
3.    Record
Record atau baris adalah kumpulan item yang secara logic saling berhubungan. Setiap record dapat dikenali oleh sesuatu yang mengenalinya, yaitu field kunci. Jadi record ibarat kumpulan kata yang membentuk satu kalimat yang berarti, misal gambar 1 mewakili kalimat: Joni memenmpuh mata kuliah MIS (kode IS101) dengan nilai A.
4.    File
File atau tabel adalah kumpulan record yang sejenis dan secara logic berhubungan. Pembuatan dan pemeliharaan file adalah faktor yang sangat penting dalam sistem informasi manajemen yang memakai komputer. Jadi tabel ibarat kumpulan baris/record yang membentuk satu tabel yang berarti.
5.    Database
Database merupakan kumpulan file-file yang berhubungan secara logis dan digunakan secara rutin pada operasi-operasi sistem informasi manajemen. Semua database umumnya berisi elemen-elemen data yang disusun ke dalam file-file yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi data untuk kegunaan tertentu. Jadi, suatu database adalah menunjukkan suatu kumpulan tabel yang dipakai dalam suatu lingkup perusahaan atau instansi untuk tujuan tertentu. Contoh suatu database adalah database akademik yang berisi file-file: mahasiswa, dosen, kurikulum, dan jadwal yang diperlukan untuk mendukung operasi sistim informasi akademik.
C. Organisasi Disk

1.    Sistem Operasi DOS
Sistem operasi DOS adalah pendahulunya windows. Dalam sistem operasi DOS, terdapat dua jenis perintah:
·        Perintah internal (internal command), yakni perintah-perintah yang telah dimasukkan ke dalam COMMAND.COM (interpreter perintah DOS), sehingga dapat langsung di eksekusi oleh kernel DOS, di mana saja.
·        Perintah eksternal (external command), yakni perintah-perintah yang tidak dimasukkan ke dalam COMMAND.COM dan membutuhkan sebuah berkas yang dapat dieksekusi (berupa program DOS) yang harus terdapat dalam direktori aktif.
Perintah-perintah untuk bekerja dengan DOS:
§  Make Directory     (membuat direktori)
Perintahnya :         MD/nama direktori

                             C>MD\UMC\PIK\SOFTWARE

§  Change Directory  (pindah direktori)
Perintahnya:                   CD\nama direktori
                           
                             C:>CD\UMC\PIK\SOFTWARE\SO

                             C;>SO

§  Remove Directory (menghapus direktori)
Perintahnya:                   RD\nama direktori

                             C:>RD\UMC\PIK\SOFTWARE
Syarat mengapus direktori:
1)    Tidak ada file didalamnya
2)    Tidak ada subdirektori didalamnya
3)    Menghapus subdirektori yang paling bawah terlebih dahulu

2.    Sistem Operasi Windows
Sistem Operasi Windows adalah sistem operasi berbasis grafik atau GUI (Graphical user interface), sehingga sistem operasi ini mudah dalam pengoperasiannya. Pada awalnya Sistem operasi Windows adalah sebuah sistem operasi yang berbasis modus teks dan command line yang dikenal dengan nama MS DOS.
Microsoft Windows atau lebih dikenal dengan Windows merupakan keluarga sistem operasi yang dikembangkan oleh perusahaanpemngkat lunak terbesar di dunia Microsoft Corporation yang berpusat di Redmond, Washington, Amerika Serikat.
Beberapa keunggulan sistem operasi Windows diantaranya adalah:
1)    Pengoperasian mudah dan menyenangkan (user friendly).
2)    Mendukung multitasking,dapat menjalankan beberapa aplikasi bersamaan, seperti mengetik sambil mendengar musik.
3)    Panjang sebuah nama file bisa sampai 255 karakter
4)    Fasilitas Plug and Play (PnP) untuk mengenali piranti baru yang terpasang di komputer sehingga pemakai tinggal memakai saja.
5)    Fasilitas User Profile, beberapa pemakai dengan komputer yang sama dapat menyimpan konfigurasi desktopnya sendiri.
6)    Software yang mendukung sistem operasi windows sangat banyak.
7)    Dll.

3.    Windows Explorer
Pengertian Windows Explorer Apa itu windows explorer? Windows Explorer adalah sebuah aplikasi perangkat lunak yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari beberapa versi sistem operas Microsoft Window. Aplikasi ini menyediakan antarmuka grafl kepada pengguna untuk mengakses sistem berka (baik itu sistem berkas cakra ataupun sistem berkas jaringan dan mengizinkannya untuk mengontrol komputer.
Windows Explorer merupakan istilah umum yang digunakan untuk menjelaskan aspek manajemen berkas komputer, dijalankan oleh proses dengan nama EXPLOREREXE. Proses tersebut juga menangani beberapa fungsionalitas lainnya, seperti pencarian (searching), asosiasi jenis ekstensi berkas, dan bertanggung jawab dalam menampilkan desktop, iko, wallpaper, Start Men, taskbar, dan Control Panel Windows itu sendiri sebagai pusat kontrol dan manajemen sistem operasi Windows. Maka, tidak salah Windows Explorer juga disebut sebagai Windows Shell.
Dengan Windows Explorer, pengguna dapat melakukan hal-hal berikut :
§  Membuat Folder, memindahkan Folder, menyalin folder, membuka folder, mengedit, atau menghapus berkas dan folder di dalam komputer.
§  Mencari berkas-berkas dengan menggunakan query yang kompleks
§  Memetakan sebuah direktori yang terdapat di dalam sebuah host di jaringan ke sebuah drive lokal dan memutuskan pemetaan tersebut.
§  Melihat dan memanipulasi "properties" atau metadata untuk beberapa berkas dan beberapa objek sistem berkas lainnya.
§  Mampu menjadikan sebuah direktori dan alat penceta dapat digunakan secara bersama-sama melalui jaringan.
Dalam sistem operasi Windows NT 4., Windows 200, Windows X, Windows Vist, serta Windows Server 200, Windows Explorer juga mengizinkan pengguna untuk mengatur izin akses sistem berkas (khusus NTF), pengauditan, dan kepemilikkan berkas. Baca juga : Pengertian Sistem Operasi
Windows Explorer juga dapat menampilkan struktur direktori semua sistem berkas yang terpasang dalam sebuah komputer secara hierarkis, dimulai dari Desktop yang merupakan hierarki tertinggi, sebelum dilanjutkan oleh anak-anak folder miliknya (kandar lokal, kandar jaringan yang telah dipetakan ke dalam kandar lokal, printer, dan komputer-komputer yang berdekatan di jaringan).
Cara Membuka Windows Explorer Untuk menjalankan windows eksplorer dapat dilakukan dengan beberapa cara:
·        Tekan tombol logo windows + E maka jendela windows ekplorer akan ditampilkan dengan komputer secara default terpilih pada navigation panel.
·        Tekan start menu kemudian klik computer maka windows explorer akan ditampilkan langkah sebelumnya.
·        Klik tombol windows eksplorer pada task bar untuk membuka windows eksplorer dengan libraries terpilih pada navigation pane dengan menampilkan semua library yang tersedia (default dan custom) tergantung konflgurasi logon user.
·        Klik start menu kemudian tekan nama pengguna maka jendela windows ekplorer ditampilkan dengan folder profile pengguna yang sedang log on.

Share:

0 comments:

Post a Comment